Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MSA PTN-BH) menggelar Sidang Paripurna dengan tema “Harmonisasi Rencana Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional dengan Situasi Pendidikan Tinggi Terkini”. Kegiatan yang diikuti oleh Ketua dan anggota Senat Akademik dari 24 PTN-BH se-Indonesia yang di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI). Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut hadir dengan delegasi yang dipimpin oleh Prof. Dr. Yadi Ruyadi, S.H., M.Si., bersama Dr. Juliana, S.Pd., M.E.Sy, Dr. paed. Sjaeful Anwar, M.Sc., Dr. Meta Arief, M.Si., Dr. Effy Mulyasari, M.Pd., Dr. Asep Saepudin, M.Pd. dan Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H., CPM.
Sidang Paripurna ini berlangsung pada 5 – 7 Februari 2026 di Gedung ACC (Airlangga Convention Center) Kampus C UNAIR MERR-C, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno, Surabaya. Rangkaian kegiatan dibuka dengan welcoming dinner yang diisi dengan sambutan dari Rektor UNAIR, Ketua MSA PTN-BH. Pada hari kedua, peserta mengikuti sidang pleno, diskusi panel, serta pertunjukan musik. Sementara itu, hari ketiga ditutup dengan kegiatan city tour.
Ketua Senat Akademik UNAIR Prof. Dr. Nursalam, MNurs (Hons) mengatakan Sidang Paripurna MSA PTNBH bertema Harmonisasi Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dengan Situasi Pendidikan Tinggi Terkini.
“Tema ini dipilih sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab akademik senat perguruan tinggi dalam mengawal kebijakan pendidikan nasional agar selaras dengan kondisi riil, tantangan global, dan kebutuhan pengembangan pendidikan tinggi Indonesia,” kata Nursalam.
Menurut Nursalam, forum tersebut menjadi ruang evaluasi, diskusi, serta perumusan rekomendasi strategis terkait Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sidiknas) yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2026.
Hasil sidang diharapkan dapat menjembatani perspektif akademik dengan kebijakan publik yang tengah dirumuskan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.
Sidang Paripurna MSA-PTNBH kali ini menghadirkan sejumlah narasumber penting, antara lain Dr. (H.C) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Menteri (Wamen) Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti), Prof Fauzan dan Ketua WMA PTN-BH Prof. Mohamad Nasir.
Forum tersebut mempertemukan pimpinan dan anggota senat akademik PTNBH dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk membahas arah kebijakan pendidikan tinggi di tengah tantangan global yang kian dinamis.
