Headlines

Pertemuan Tingkat Tinggi Majelis Senat Akademik PTN-bh : Studi Kasus Komparatif antara Prancis dan Indonesia.

Dalam rangka menjawab tantangan dan dinamika pengelolaan perguruan tinggi, Pimpinan Majelis Senat Akademik MSA PTN-bh ke 21 Perguruan Tinggi di Indonesia terus berupaya untuk berkontribusi terhadap meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia. Sesuai dengan peran senat akademik sebagai salah satu organ universitas yang mempunyai tugas meningkatkan mutu Pendidikan Tinggi, MSA PTN-bh merancang kegiatan berupa Pertemuan Tingkat Tinggi Bidang Akademik Perguruan Tinggi : Prancis dan Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 16 Oktober 2023 – 18 Oktober 2023.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Kerjasama Pendidikan Tinggi antara Pemerintah Perancis dan Pemerintah Indonesia yang secara institusional telah dimulai pada tahun 2009. Pada tahun tersebut dibentuk Joint Working Group (JWG) Indonesia-Perancis di bidang Pendidikan Tinggi dan Penelitian didirikan. Sejak tahun 2009, JWG telah mengadakan pertemuan tahunan, bergantian antara Indonesia dan Perancis sebagai tempat pertemuan. Awalnya, JWG terdiri dari beberapa lembaga baik dari Indonesia maupun Perancis. Jumlah anggota JWG meningkat secara signifikan mulai dari pertemuan JWG keempat pada tahun 2012 dan terus bertambah hingga mencapai lebih dari 100 lembaga pendidikan tinggi dan penelitian yang berpartisipasi dalam pertemuan JWG keenam pada tahun 2014. Selain pembentukan JWG, kerjasama di bidang pendidikan tinggi pendidikan dan penelitian diangkat ke tingkat menteri pada pertemuan JWG kesepuluh pada tahun 2018. Senat Akademik UPI mengambil bagian dalam program ini secara proaktif diwakili oleh Sektretaris Senat Akademik UPI yaitu Prof. Dr. Elly Malihah, M.Si.

Lembaga-lembaga yang menjadi tujuan Rapat Tingkat Tinggi kegiatan Pendidikan Tinggi adalah sebagai berikut: Kementerian Pendidikan Tinggi dan Penelitian Perancis. Tujuan yang diharapkan adalah untuk menggali kebijakan pengelolaan pendidikan tinggi di Prancis, yang selanjutnya informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk memberikan sumbangan pemikiran dari Senat mengenai pengelolaan PTN-bh di Indonesia. Universitas dan museum yang relevan dan dipilih sebagai sasaran benchmarking.

Tujuan yang diharapkan adalah yang pertama, eksplorasi bagaimana universitas menafsirkan kebijakan visi dan misi negara dalam pendidikan tinggi dan penelitian. Kedua, menjajaki bagaimana penerapan tata kelola universitas untuk mencapai visi dan misi yang ditetapkan Negara. Ketiga, penjajakan cara penanganan masalah otonomi. Lebih lanjut, informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk menyumbangkan pemikiran Senat mengenai pengelolaan kebijakan universitas PTN-bh di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *